Mar 16, 2016

MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUP DENGAN BEKERJA

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai manusia haruslah bekerja, baik bekerja sebagai seorang yang menghasilkan barang dan untuk di jual seperti petani ataupun bekerja dengan melakukan jual beli jasa, hingga mereka tidak di sebut sebagai tuna karya atau pengangguran. 

Berbagai macam pekerjaan harus di lakukan dengan tekun dan sungguh-sungguh agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Sesekali terlihat orang yang menjual barang dagangannya di pinggir jalan, sebagi pedagang kaki lima, di pasar ataupun swalayan.  Mereka melakukan kesepakatan harga barang dengan para pembeli atau konsumen, itu semua dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup masing-masing.

Sangat berbeda dengan para pekerja yang malas, tidak akan mendapatkan hasil yang lebih bahkan sangat kurang. Ketika pemalas menjadi karyawan bisa saja nantinya akan di phk oleh pihak perusahaan. 

Oleh karena itu marilah kita menekuni bidangnya masing-masing agar mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan.

PELUANG TRADING FOREX

Mar 12, 2016

Beberapa Akibat Buruk Kencing Sambil Berdiri

Akibat Buruk Kencing Berdiri

Buang air kecil atau kencing juga merupakan suatu kenikmatan yang diberikan pada manusia,  lihat saja mereka yang merasakan sakitnya tidak bisa kencing. 
Perbedaan kebiasaan antara laki dan perempuan saat buang air kecil adalah laki laki biasanya lebih suka berdiri, dan perempuan pastinya dengan jongkok.

Bagikan kepada sahabat dan keluarga kalian agar mereka juga mengerti.

Lalu, seperti apa buruknya kencing sambil berdiri? Berikut tulisan yang saya cuplik dari ma zu.
inilah dia beberapa akibat buruk buang air kecil sambil berdiri.

1. Air seni tidak keluar sempurna
Di saat dalam keadaan berdiri, kandung kemih tidak akan tertekan sehingga tidak adanya dorongan untuk air seni itu keluar sempurna. Kemudian, air seni itu akan tersisa dalam kantung kemih. Sedangkan dalam keadaan jongkok kandung kemih akan tertekan sehingga air seni mendapat dorongan untuk keluar secara sempurna.

2. Air seni yang tersisa dapat menyebabkan penyakit
Air seni yang tersisa tadi, ternyata dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai penyakit yang tidak pernah kita duga.

3. Tidak diikuti dengan buang gas
Saat kencing berdiri, biasanya tidak akan disertai dengan buang gas. Beda dengan halnya kencing dengan kondisi jongkok, biasanya disertai dengan buang gas, sehingga secara tidak langsung kita sudah membuang gas racun yang memang sepatutnya harus di buang.

4. Terkena najis
Saat buang air kecil sambil berdiri, otomatis kandung kemih tidak akan tertekan, sehingga air seni masih tersisa di kandung kemih. Lalu, kemudian setelah buang air kecil kamu melakukan aktivitas yang menekan kandung kemih seperti jongkok atau duduk, sehingga tanpa disadari air seni tersebut keluar sendiri dan mengenai tubuh kamu serta pakaian dalam kamu. Dan itu sudah merupakan najis, lalu bagaimana dengan kamu yang ingin sholat.?
Padahal nantinya akan banyak orang yang masuk neraka di sebabkan air kencingnya sendiri.

Lalu bagaimana kita menyikapi ketersediaan toilet umum yang ada saat ini ? kalau saya pribadi lebih memilih toilet yang menyediakan fasilitas yang memungkinkan untuk kencing sambil jongkok.
Silahkan berikan komentar kalian !!

Mar 9, 2016

KEMACETAN SURABAYA

Surabaya Perlu Sistem Transportasi Terpadu
Kota Surabaya, sebagai ibukota Propinsi Jawa Timur dan merangkap pula sebagai "Kota Perdagangan dan Jasa Internasional", memegang peranan penting sebagai hub pembangunan kawasan Indonesia Timur.Sedangkan dari sisi regional, Surabaya merupakan etalase sekaligus pintu gerbang masuknya investasi ke propinsi Jawa Timur. 
Bahkan beberapa tahun kedepan akan ada pelabuhan internasional di kabupaten gresik.
Kemacetan di Surabaya yang sudah dirasakan setiap hari, kinipun bertambah kemacetan di kabupaten gresik karena infrastruktur yang kurang memadai.

Mar 5, 2016

HATI-HATI DENGAN HATIKU

Hati bagaikan cermin yang akan memantulkan cahaya sikapmu, ketika kita menjaga hati agar selalu bersih niscaya muncullah sifat-sifat terpuji.

Hati yang termulia adalah jika hati kita selalu terpaut dengan Tuhan. Sedangkan hati yang buruk adalah yang selalu melalaikan-NYA.

Marilah kita selalu menjaga hati seperti kita menjaga kedua mata kita dari pandangan yang jelek, dengan menjaga pandangan akan merasuk kedalam sanubari.

Manusia berakal yang mencari kebenaran hendaknya agar bisa lebih menjaga hatinya.

Tuhan menciptakan kebaikan juga keburukan maka Pandanglah yang baik-baik dan abaikan yang buruk.

Lebih-lebih mengenai hawa nafsu yang selalu mengajak pada keburukan.

KELUARGA BAHAGIA

Orang-orang yang baik akan tetap menjadi yang terbaik, mereka selalu ada di sekitar kita, kebaikannya terus menerus meskipun sendirian atupun di keramaian.

Mereka yang baik, akan selalu mendapatkan petunjuk ketika menemukan kesulitan, memiliki tali yang kuat untuk menyelamatkan dirinya.

Selalu merasa hina dina di hadapan Tuhan yang maha perkasa, sehingga tidak sanggup melakukan perbuatan yang keji. Mereka mengerti bahwa kenikmatan, kekayaan,  kesehatannya yang dimilikinya merupakan pemberian Tuhan Yang Maha Esa.
Menyadari bahwa kehidupan di dunia tidaklah kekal dan bersiap menghadapi kehidupan akhirat kelak, dengan dua pilihan berakhir di surga atau neraka.

Kasih sayangnya sangatlah besar dan kuat,  orang lain pun sangat menghargainya meski mereka tak berharap demikian.

Orang orang seperti merekalah yang akan menerima kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak.

Di dunia dengan kebahagiaan, dan kehidupan yang sejahtera dan di akhirat dengan mendapatkan surga bersama-sama dengan orang lain yang baik juga.

Mar 4, 2016

HAK DAN KEWAJIBAN III

Sumber-Sumber Hak
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa syariat dan aturan hukum merupakan sumber adanya suatu hak. Keduanya sekaligus merupakan sumber utama iltizam, sedangkan sumber yang lain adalah sebagai berikut;

Aqad, yaitu kehendak kedua belah pihak (iradah al-‚aqidain) untuk melakukan suatu kesepakatan (perikatan), seperti akad jual beli, sewa menyewa dan lainnya
Iradah al-munfaridah (kehendak sepihak, one side), seperti ketika seseorang mengucapkan sebuah janji atas nadzar
Al-fi‟lun nafi‟ (perbuatan yang bermanfaat), misalnya ketika seseorang melihat orang lain dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan atau pertolongan, maka ia wajib berbuat sesuatu sebatas kemampuannya
Al-fi‟lu al-dlarr (perbuatan yang merugikan), seperti ketika seseorang merusak, melanggar hak atau kepentingan orang lain, maka ia terbebani iltizam atau kewajiban tertentu
Iltizam adakalanya berlaku atas harta benda (al-maal), terhadap hutang (al-dain) dan terhadap perbuatan (al-fi‟il).

Iltizam terhadap harta benda harus dipenuhi dengan menyerahkan harta benda kepada shahibul haq. Seperti keharusan penjual menyerahkan barang kepada pembeli dan keharusan pembeli menyerahkan uang kepada penjual.
Iltizam terhadap hutang, pada prinsipnya harus dipenuhi oleh orang yang berhutang secara langsung. Namun dalam kondisi tertentu, hukum Islam memberikan alternatif lain, yakni menggunakan akad hawalah atau kafalah. Iltizam atas suatu perbuatan harus dipenuhi melalui perbuatan yang menjadi mahallul iltizam. Seperti kewajiban seorang pekerja dalam akad ijarah, harus dipenuhi dengan melakukan pekerjaan tertentu, dan lainnya. (Zuhaili, 1989, IV, hal. 23).

Mar 3, 2016

HAK DAN KEWAJIBAN II

Hak Allah Adalah hak-hak yang dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, menyembah dan mengabdi kepada-Nya, menegakkan syariat agama-Nya. Seperti segala bentuk ritual ibadah yang beragam, dari shalat, puasa, haji, zakat, amar ma‟ruf nahi munkar, dan ibadah lain yang sejenis. Atau bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat publik yang tidak dikhususkan pada individu tertentu

Hak Anak Adam
Adalah hak-hak yang dimaksudkan untuk menjaga kemaslahatan seseorang. Bisa bersifat umum, seperti menjaga kesehatan, merawat anak, harta benda, mewujudkan rasa aman, mencegah tindak kriminal, menghilangkan permusuhan dan lainnya. Atau bersifat khusus, seperti menjaga kepemilikan, hak penjual atas harga dan hak pembeli atas obyek transaksi, hak ganti rugi seseorang atas hartanya yang dirusak, hak seorang isteri atas nafkah suami, dan lainnya. Hak anak Adam bisa dilepaskan atau digugurkan dengan alasan tertentu, bisa juga diwariskan.

Hak Allah dan hak anak adam
Persekutuan hak antara hak Allah dan hak anak Adam. Namun, ada kalanya hak Allah yang dimenangkan, dan sebaliknya. Misalnya, masa iddah seorang isteri yang dicerai, dalam hal ini terdapat dua hak. Hak Allah berupa menjaga percampuran nasab, dan hak manusia berupa menjaga nasab anaknya. Dalam konteks ini, hak Allah yang dimenangkan, karena menjaga percampuran nasab lebih umum kemanfaatannya bagi masyarakat publik.